Wacana pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura, misalnya, muncul sebagai salah satu gagasan untuk mendorong industrialisasi sekaligus memperbesar nilai tambah ekonomi di Madura. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan usulan tersebut masih dikaji pemerintah pusat.
Gagasan seperti ini penting dibicarakan secara terbuka. Bukan karena Madura membutuhkan perlakuan istimewa tanpa alasan, tetapi karena pembangunan harus mampu menjawab persoalan struktural yang dihadapi masyarakat.
Madura jangan hanya menjadi tempat produksi bahan mentah, sementara proses pengolahan dan nilai tambah ekonominya dinikmati daerah lain.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Petani jangan hanya menjadi produsen. Nelayan jangan hanya menjadi pemasok. Masyarakat pesisir jangan hanya menjadi penonton aktivitas ekonomi di wilayahnya sendiri.
Kemerdekaan ekonomi semestinya berarti rakyat memiliki posisi yang lebih kuat dalam rantai produksi dan distribusi.
Belajar dari Keberanian Daerah Menyuarakan Kepentingan
Dalam konteks inilah berbagai dinamika politik, sosial dan kebijakan di daerah lain, termasuk Aceh, layak menjadi bahan pembelajaran.
Namun, Madura tidak harus meniru Aceh. Sejarah, status kekhususan, dinamika politik, dan konteks sosial setiap daerah berbeda. Karena itu, membandingkan Madura dan Aceh secara mentah justru dapat menyesatkan.
Yang lebih penting untuk dipelajari adalah keberanian masyarakat daerah dalam menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan kepentingannya melalui jalur demokratis dan konstitusional.
Penulis : Fauzi AS
Editor : Mashudi Surahman
Sumber Berita: Okedailycom
Halaman : 1 2 3 4 5 6 Selanjutnya





![Tank Oreng Center Go To School di MI Khairul Jadid, Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260818_112205-225x129.jpg?v=1787026997)
![Bendera Merah Putih berkibar sebagai simbol kemerdekaan Indonesia. Namun, kemerdekaan juga perlu diukur dari sejauh mana rakyat menikmati keadilan, kesejahteraan, pekerjaan layak, pendidikan, dan akses terhadap sumber daya ekonomi. ®okedaily.com [Foto: Mashudi Surahman]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260817_102924-225x129.jpg?v=1787020008)
![Tim Cara’de dari Mahasiswa Unhas menggelar pelatihan produksi pakan ikan untuk pembudidaya. ®okedaily.com [Foto: Wandi Abdullah]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260817_192953-225x129.jpg?v=1786970828)

![Upacara peringatan HUT RI ke-81 di Kecamatan Gayam berlangsung khidmat. Mulai dari pelajar, guru, ASN, hingga tokoh agama semua berdiri tegak mengikuti pengibaran Sang Saka Merah Putih. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260817_131656-225x129.jpg?v=1786948007)
![Pemerhati Kebijakan Publik, Fauzi AS. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260817_130027-225x129.jpg?v=1786946497)


![Tank Oreng Center Go To School di MI Khairul Jadid, Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260818_112205-360x200.jpg?v=1787026997)
![Tim Cara’de dari Mahasiswa Unhas menggelar pelatihan produksi pakan ikan untuk pembudidaya. ®okedaily.com [Foto: Wandi Abdullah]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260817_192953-360x200.jpg?v=1786970828)

![Gebyar Kehati PAUD H.I. El-fath sukses semarakkan peringatan HUT RI ke-81. Melalui lomba keluarga, semangat kemerdekaan dan kebersamaan terasa begitu hangat. ©okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260815_161230-360x200.jpg?v=1786812364)
![Kegiatan renovasi ruang belajar MDT Ridlal Halim oleh tim PPM HCML 2026. Kondisi bangunan yang sebelumnya lapuk dan tidak layak kini diperbaiki agar santri dapat belajar dengan aman dan nyaman. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260812_183209-360x200.jpg?v=1786535146)
