Panitia Festival Musik Tong-Tong Disorot, Hak Publik Jangan Dikorbankan demi Panggung Hiburan

- Editorial Team

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Penutupan akses dari Jl. DR. Wahidin menuju Jl. KH. Sajad menuai keluhan warga. Minimnya sosialisasi dan kejelasan rekayasa lalu lintas menjadi sorotan terhadap tata kelola penyelenggaraan kegiatan Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026. ®okedaily.com

Penutupan akses dari Jl. DR. Wahidin menuju Jl. KH. Sajad menuai keluhan warga. Minimnya sosialisasi dan kejelasan rekayasa lalu lintas menjadi sorotan terhadap tata kelola penyelenggaraan kegiatan Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026. ®okedaily.com

Apabila pendanaan berasal dari pemerintah pusat, publik tetap berhak mengetahui informasi yang relevan mengenai penggunaan dana sesuai ketentuan keterbukaan informasi.

Sementara itu, penyelenggaraan di wilayah Kabupaten Sumenep tetap harus memperhatikan peraturan, keselamatan, ketertiban, dan hak masyarakat setempat.

Dengan demikian, pernyataan bahwa anggaran berasal dari kementerian tidak dapat dijadikan jawaban menyeluruh atas kritik mengenai penutupan jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertanyaan yang lebih penting ialah, siapa penanggung jawab operasional kegiatan, siapa yang menyusun dan mengesahkan rencana penutupan jalan, siapa yang memastikan rekayasa lalu lintas berjalan, serta siapa yang menerima dan menindaklanjuti keluhan warga?.

Ketika dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut, Dewi justru menyebut bahwa rekayasa lalu lintas merupakan ranah Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep serta Polresta Sumenep.

Baca Juga :  Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?

“Kalau itu ranahnya Disperkimhub dan Polresta, Mas,” katanya.

Ia juga menyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan telah melalui rapat koordinasi dan perizinan Kapolresta. Bahkan, Dewi mengklaim Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, telah menerbitkan surat edaran terkait penutupan jalan tersebut.

Namun, ketika redaksi meminta salinan surat edaran yang dimaksud, Dewi tidak bersedia membagikannya. Ia juga mengakui bahwa pihaknya dan panitia tidak melakukan sosialisasi kepada pihak kelurahan hingga tingkat RT.

Di titik inilah persoalan transparansi menjadi penting. Jika memang terdapat surat edaran yang menjadi dasar informasi penutupan jalan, masyarakat patut memperoleh penjelasan mengenai isi, ruang lingkup, dan penerapannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Klaim Pengangkatan Camat Berdasarkan Rekomendasi BKN, Sertifikasi Kepamongprajaan Menyusul

Pernyataan mengenai keberadaan dokumen tidak dengan sendirinya menjawab apakah substansinya telah dikomunikasikan kepada warga, apakah pengaturan akses sudah memadai, dan apakah pelaksanaan di lapangan sesuai rencana.

Pemerintah daerah Sumenep perlu menjelaskan duduk perkara berdasarkan dokumen dan fakta, bukan sekadar saling menunjuk kewenangan.

Disperkimhub Mengaku Hanya Mendampingi, Bukan Menyusun Rekayasa Lalu Lintas

Keterangan berbeda muncul dari Kepala Disperkimhub Sumenep, Dadang D. Iskandar, melalui Kasi Lalu Lintas Ahmad Zaidi, menyatakan bahwa pihaknya tidak menyusun roadmap atau rencana pengaturan lalu lintas festival tersebut.

“Siap, kami dari Disperkimhub cuma membantu mendampingi, Bapak. Semua arahan dan petunjuk kami lakukan sesuai rakor bertempat di Disbudporapar,” ungkap Zaidi.

Baca Juga :  PNS Nakal Kecamatan Sapeken Lakukan Intimidasi Kepada Wartawan

Ia menegaskan bahwa pihaknya hanya membantu mempersiapkan pembatas jalan. “Untuk rekayasa lalinnya bukan dari kami, Bapak. Kami cuma membantu mempersiapkan load barrier,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai pembagian tanggung jawab teknis dalam pelaksanaan kegiatan.

Jika Disperkimhub Sumenep menyatakan hanya membantu menyediakan pembatas jalan, sementara Disbudporapar Sumenep menyebut rekayasa lalu lintas menjadi ranah Disperkimhub dan Polresta, publik membutuhkan penjelasan.

Penjelasan yang lebih konkret tersebut mengenai siapa yang menyusun rencana, siapa yang melakukan penilaian teknis, dan siapa yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pengalihan arus.

Dalam tata kelola pemerintahan, pembagian kewenangan memang diperlukan. Namun, pembagian kewenangan tidak boleh berubah menjadi pembagian alasan untuk menghindari tanggung jawab.

Facebook Comments Box

Penulis : Mashudi Surahman

Editor : Wandi Abdullah

Sumber Berita: OkeDaily

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Sumenep Kepulauan untuk Siapa? Ketika Nama Hendak Diubah, Nasib Rakyat Belum Banyak Berubah
Ketika Desa Terlalu Sunyi, GPS Pertanyakan Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi
Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan
Camat Dilantik Sertifikat Menyusul, Jangan Balik Logika Syarat Jabatan
Pemerhati Birokrasi Sumenep Pertanyakan Pengangkatan Camat yang Belum Penuhi Kompetensi Pemerintahan
Pemkab Sumenep Klaim Pengangkatan Camat Berdasarkan Rekomendasi BKN, Sertifikasi Kepamongprajaan Menyusul
Empat Desa Ajukan Lahan KDMP ke PT Garam, Berbulan-bulan Belum Ada Kepastian
Klaim Berbasis TPK, Bupati Sumenep Mutasi Sekcam Bluto Menjelang Purna Tugas

Related News

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Panitia Festival Musik Tong-Tong Disorot, Hak Publik Jangan Dikorbankan demi Panggung Hiburan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Sumenep Kepulauan untuk Siapa? Ketika Nama Hendak Diubah, Nasib Rakyat Belum Banyak Berubah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Ketika Desa Terlalu Sunyi, GPS Pertanyakan Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 14:48 WIB

Camat Dilantik Sertifikat Menyusul, Jangan Balik Logika Syarat Jabatan

Latest News