Pemkab Sumenep Numpang Populis pada Mudik Gratis Kapal Laut Pemprov Jatim 2025?

- Editorial Team

Rabu, 26 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flyer yang sebelumnya disebarluaskan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan setempat. ©Okedaily.com

Flyer yang sebelumnya disebarluaskan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan setempat. ©Okedaily.com

OkeDaily.com Program mudik gratis kapal laut 2025 sudah selayaknya menjadi angin segar bagi warga kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, yang ingin pulang kampung dengan lebih mudah.

Sayangnya, alih-alih membawa kepastian layanan dan kemudahan pada program ini, justru muncul kebingungan di kalangan masyarakat akibat simpang siurnya informasi.

Isu tersebut pertama kali mencuat ketika sejumlah warga, termasuk Ida, warga Pulau Raas saat mencari tahu kepastian soal jadwal dan mekanisme pendaftaran mudik gratis itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Catat Tanggalnya, Berikut Jadwal Mudik Bareng Kapal Laut 2025 Sumenep Resmi Dirilis

Dalam keterangannya kepada redaksi media okedaily.com, ia mengaku sempat menghubungi nomor kontak yang beredar, tetapi tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Tim redaksi media okedaily.com pun mencoba menelusuri lebih lanjut dengan menghubungi dua kontak koordinator yang tercantum dalam informasi yang beredar sebelumnya, yaitu Roysil dan Dwi. Namun, nomor kepunyaan Dwi tidak merespons sama sekali.

Sementara itu, Roysil, yang diketahui bertanggung jawab atas penyeberangan ke Pulau Sapudi, justru mengungkap fakta mengejutkan bahwa program tersebut bukan berasal dari Pemkab Sumenep, melainkan Pemprov Jatim.

Baca Juga :  Rayakan Anniversary KanalNews, Ribuan Warga Padati Somber Rajeh

“Program ini dari Pemprov Jatim, bukan dari Pemkab Sumenep,” ungkap Roysil, pada Rabu (26/3), saat dihubungi via percakapan whatsapp.

Tentu hal ini bertolak belakang dengan flyer yang disebarluaskan oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, seolah-olah menyiratkan bahwa merekalah penyelenggara utama program tersebut.

Tidak berhenti disitu, setelah mendapatkan nomor koordinator tujuan Pulau Raas, redaksi media okedaily.com kembali melakukan penelusuran. Ketika menghubungi kontak dengan nama, Om Edy, jawaban yang diterima justru semakin membingungkan.

Baca Juga :  Dirut PT WUS Terseret Kasus Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Kapal

“Maaf, gak ada, Mas,” ujar dia singkat, saat ditanya apakah masih ada kuota untuk penyeberangan rute Kalianget – Raas pada tanggal 27 Maret 2025 besok.

Ketika ditanya lebih lanjut, apakah maksud tersebut kuota sudah penuh atau memang tidak ada layanan sama sekali?, ia menjawab dengan kalimat yang tak kalah membingungkan, “Kurang paham, Mas, programnya Pemprov.”

Padahal, dalam flyer resmi yang diedarkan Pemkab Sumenep, melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) jelas tertulis bahwa pada Kamis, 27 Maret 2025, tersedia jadwal keberangkatan dari Kalianget menuju pulau Raas.

Baca Juga :  APMS Jual Kepada Selain Nelayan, Penyebab Solar Subsidi Langka di Sapeken?

Berdasarkan hasil penelusuran tersebut, muncul pertanyaan besar, apakah Pemkab Sumenep betul-betul memiliki peran dalam program mudik gratis itu, atau hanya sekadar ‘menempel’ pada program Pemprov Jatim untuk mendapatkan citra positif?

Jika memang benar Pemkab Sumenep turut serta dalam program itu, seharusnya mereka memiliki koordinasi yang lebih baik dengan para koordinator lapangan.

Tetapi fakta di lapangan menunjukkan bahwa tidak ada kejelasan informasi, bahkan dari pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas program tersebut.

Peristiwa yang seperti ini mencerminkan lemahnya koordinasi dan transparansi Pemkab Sumenep dalam mengelola program yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Wartawan Sumenep Dianiaya Mantan Kepala Desa Batuampar Saat Investigasi

Apabila terus dibiarkan, hal demikian bukan hanya akan merugikan warga yang berharap mendapatkan layanan mudik gratis dengan mudah, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Merespon fenomenal ini, Rasuli, selaku pemuda Raas angkat bicara bahwa program mudik gratis kapal laut 2025 seharusnya menjadi solusi bagi masyarakat kepulauan yang ingin pulang kampung dengan nyaman dan aman.

“Simpang siurnya informasi, dan lemahnya koordinasi serta indikasi Pemkab Sumenep yang seolah ‘menumpang’ program Pemprov Jatim tanpa peran yang jelas justru menimbulkan kebingungan dan keresahan,” sesalnya.

Ia juga menyebut, semestinya Pemerintah Kabupaten Sumenep lebih transparan dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Baca Juga :  Akibat Pemadaman Bergilir Warga Pulau Raas Resah, PLN 24 Jam Masih Jadi Mimpi

“Jika benar-benar ingin membantu warganya, mereka harus memastikan program ini berjalan dengan baik, bukan sekadar ‘numpang populis’ untuk kepentingan citra semata,” pungkasnya.

Untuk diketahui hingga berita ini diterbitkan, redaksi media okedaily.com masih berupaya mendapatkan keterangan resmi dari Pemkab Sumenep.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?
Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo
Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?
Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari
Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?
LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging
Unsur Pansel Dirahasiakan, Apakah Pj Sekda Boleh Menjadi Bagian?
Isu Kredit Tanpa Agunan Mencuat, Nasabah BPRS Bhakti Sumekar Mulai Resah

Related News

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:51 WIB

Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:31 WIB

Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:10 WIB

Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:57 WIB

Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?

Latest News