BEM Nusantara Kecam Tindakan Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi Profesi Ners di RSAS

- Redaksi

Minggu, 6 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rekzy Pramana Putra W.A. Mantali, Koordinator Isu Kesehatan BEM Nusantara. ©Okedaily.com

Rekzy Pramana Putra W.A. Mantali, Koordinator Isu Kesehatan BEM Nusantara. ©Okedaily.com

OKEDAILY, GORONTALO Mahasiswi Profesi Ners Universitas Negeri Gorontalo (UNG), sebut saja Bunga, dikabarkan menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS).

Dihimpun okedaily.com, kronologi pelecehan seksual yang menimpa Bunga, berawal dari saat ia kehilangan dompetnya di ruang praktek RSAS Kota Gorontalo.

Setelah berupaya mencari, Bunga pun di arahkan untuk menuju ruang pengaduan dan bertanya kepada petugas disana. Sebab di ruangan itu terdapat kontrol CCTV.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Mahasiswa Krisis Berpikir Kritis di Bangku Perkuliahan

Namun, bukannya mendapat kabar baik, justru Bunga mendapat perlakuan tidak senonoh yang dilakukan oleh petugas di ruangan tersebut. Hal itu menimbulkan banyak kecaman dan kritik dari aktivis Mahasiswa, khususnya UNG.

Baca Juga :  Minta Revisi Pasal-Pasal Kontroversial, Aksi AMUBA DIY Tolak RKUHP

Rekzy Pramana Putra W.A. Mantali, Koordinator Isu Kesehatan BEM Nusantara turut mengecam dan menyayangkan tindakan ASN nakal yang seenaknya melakukan perbuatan bejat terhadap Mahasiswi UNG.

“Saya turut mengecam tindakan bejat oknum terduga pelaku ini, apalagi katanya oknum ini berlatar belakang ASN yang bertugas di RSAS Kota Gorontalo,” ungkap Rekzy, kepada awak media okedaily.com, Minggu (06/11).

Baca Juga : Arogansi Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep Memalukan, Tidak Faham Aturan?

Ia juga menyayangkan perilaku bejat ASN nakal itu, terhadap mahasiswi yang sedang melaksanakan magang, harusnya menjadi mitra bukan menakuti.

Baca Juga :  Viral Uang Kertas Pecahan Seratus Ribu Rupiah, Dinsos P3A Sumenep : Itu Uang Pribadi Bu Kabid

“Sungguh sangat disayangkan, ditengah-tengah memperingati Hari Kesehatan Nasional, malah timbul kasus pelecehan seksual. Harusnya, pihak rumah sakit sebagai mitra kampus bisa memberikan rasa aman bagi rekan-rekan kami seperti Mahasiswi Profesi Ners bukan justru sebaliknya,” lanjutnya.

Seperti diketahui, bahwa korban saat ini sedang melaksanakan Magang dan Problem Based Learning (PBL) di RSAS Kota Gorontalo sebagai salah satu syarat pada pendidikannya.

Baca Juga : Belanja Jasa Tenaga Kebersihan Pemkab Probolinggo TA 2021 Tidak Sesuai Ketentuan?

Akan tetapi, sambung Rekzy, alih-alih melaksanakan tugasnya, peristiwa tidak mengenakkan yaitu dugaan pelecehan seksual menimpa dirinya tepat pada tanggal 26 Oktober 2022 lalu.

Lebih lanjut, Presma UNG 2021 ini juga tidak henti-hentinya memberikan peringatan kepada Pemerintah Kota Gorontalo untuk segera memberikan sanksi tegas kepada terduga pelaku. Sehingga, ini akan menjadi pelajaran baginya dan setiap orang agar tidak melakukan tindakan serupa.

Baca Juga :  UIN Madura Gelar Workshop Proposal MoRA The Air Funds 2026

“Saya dengan tegas meminta Pemerintah Kota Gorontalo untuk segera menjatuhkan sanksi yang berat kepada terduga pelaku. Sanksi berat ini, diharapkan mampu memberikan efek jera kepadanya,” tegasnya.

Baca Juga : Penyusunan LRA Pemkab Jember Belum Sepenuhnya Sesuai SAP

“Tak hanya itu, saya juga meminta kepada pihak RSAS untuk mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada mereka para Mahasiswi yang sedang melaksanakan Profesi Ners-nya dan Mahasiswi Keperawatan lainnya,” Tutup Rekzy.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026
Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi
Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis
Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru
TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan
Dukungan Pemkab Sumenep Dongkrak Semangat Layanan RSUD Moh Anwar
UIN Madura Gelar Workshop Proposal MoRA The Air Funds 2026
UIN Madura Bidik Hibah Riset MoRA The Air Funds 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 11:15 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Rabu, 8 April 2026 - 13:04 WIB

Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi

Rabu, 8 April 2026 - 12:22 WIB

Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis

Selasa, 7 April 2026 - 15:30 WIB

Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru

Senin, 6 April 2026 - 15:49 WIB

TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan

Berita Terbaru

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:15 WIB

Terpantau, Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah, menghadiri Musancab 2026 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep. ©okedaily.com [foto: Mashudi Surahman]

Politik

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Minggu, 26 Apr 2026 - 14:59 WIB

I Gede Tommy Sumertha, Anggota DPRD Kota Denpasar. Foto: AI

Berita

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken

Minggu, 26 Apr 2026 - 09:44 WIB

Verified by MonsterInsights