MDT Darussalam, Madrasah NU Pertama Gelar Lomba Taqdimul Qishshoh di Sapudi

- Redaksi

Sabtu, 30 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lomba taqdimul qishshoh merupan perlombaan dengan memperagakan kisah sahabat, ulama’ atau orang soleh. [Okedaily.com / al-hakiki]

Lomba taqdimul qishshoh merupan perlombaan dengan memperagakan kisah sahabat, ulama’ atau orang soleh. [Okedaily.com / al-hakiki]

Okedaily.com, Sumenep – Madrasah Diniyah Taklimiah (MDT) Darussalam Dusun Benlendur Desa Kalowang Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Madura, gelar lomba Taqdimul Qishshoh perdana di Pulau Sapudi.

Acara perlombaan tersebut, mulai digelar pada tanggal 26 Oktober 2021 lalu, yang diikuti oleh kelas 5.

Menurut Ketua Panitia, Mas’odi mengatakan, pihaknya mengadakan lomba tersebut karena termotivasi oleh maqolah ketika diceritakannya orang sholeh maka akan diturunkan rahmat. Sehingga hal itu membuat dirinya berinovasi untuk membuat jenis perlombaan semacam ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini lomba baru pertama kali diadakan di Pulau Sapudi,” ujarnya.

Baca Juga : Kopri Sumenep Turun ke Jalan, Nur Waida : Aksi Bisu Seperti Bisunya Sang Penguasa

Baca Juga : Rumah Pribadi Diduga Jadi Kantor Desa Paliat, Balai Desa Lama Jadi Sarang Ternak

Baca Juga : Tersangka Dugaan Korupsi Gedung Dinkes Tak Kunjung Ditahan, Penegak Hukum Lelet

Tidak hanya itu, dia juga menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan lomba Taqdimul Qishshoh ini adalah untuk mempelajari sejarah-sejarah orang sholeh, serta menjadi tauladan bagi santri untuk diturunkan rahmat.

Baca Juga :  Bara JP Menyoroti Adanya Dugaan Penganiayaan Napi di Lapas Klas IA Tanjung Gusta Medan

Lomba taqdimul qishshoh merupan perlombaan dengan memperagakan kisah sahabat, ulama’ atau orang soleh.

Selanjutnya, Mas’odi menyampaikan bahwa pelaksanaan lombat tersebut merupakan serangkaian acara dalam rangka memperingati bulan kelahiran Rasullah SAW untuk mengharap safaatnya kelak.

Baca Juga :  JAASMARA Akan Polisikan Walikota Malang

“Kami mencoba berkreasi dengan mengadakan lomba yang bisa menurunkan rahmat dan bisa menjadi tauladan bagi semua santri MDT Darussalam,” imbuhnya.

Diketahui, dalam perlombaan tersebut, Siswa yang tampil sebagai juara 1 di sebet oleh Zam-zam Aprilia dengan dengan mengangkat kisah Syekh Abdul Qodir AL Jilani, tentang menghidupkan tulang-tulang yang sudah mati.

Baca Juga : PNS Nakal SMPN 2 Ra’as, Sebelumnya Sudah Pernah Dilaporkan?

Baca Juga : Dinas Pendidikan Sumenep Tak Berdaya, Kepala SMPN 2 Ra’as : Saya Bisa Remote Dari Asta

Baca Juga : Soal Dugaan Bolos, Penjaga SDN 3 Pancor Tuding Kepala Sekolah Pilih Kasih

Selain itu, perlu diketahui pula bahwa MDT Darussalam merupakan salah satu LP Maarif Nahdlatul Ulama’ yang berada di Dusun Banlendur Desa Kalowang.

Baca Juga :  Aksi Bisu, Harga Tasnya Lebih Mahal dari Harga Perempuannya Tanda Akhir Zaman

Hingga saat ini madarasah tersebut sudah mulai mengepakkan sayapnya di dunia pendidikan madrasah.

Dilain tempat, Kepala MDT Darussalam, Ust Muhdar menilai, karena lomba tersebut merupakan lomba pertama yang diadakan di Pulau Sapudi.

“Ini lomba perdana jadi mari kita saling mendukung,” katanya, Sabtu, (30/10)

Selain itu, pihaknya juga berharap agar semua kalangan bisa membrikan saran dan masukan demi kemajuan madrasah khususnya dan secara umum juga untuk kemajuan agama, bangsa dan negara.

“Seandainya ini merupakan program yang bagus mari kita kembangkan bersama-sama,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga
RSUD dr Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar Mutu, Berikut Ini Tujuannya
Bupati Sumenep Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah
Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya
Pantai Mertasari Didorong Jadi Ruang Publik Berbasis Budaya dan Kreativitas Anak Muda Denpasar
HUT Kota Denpasar ke 238, Gus Yoga Dorong Jaminan Sosial bagi Seniman Senior
Mahasiswa Internasional BIPA UPN Veteran Jawa Timur Eksplorasi Warisan Majapahit dalam Darmawisata Kampung Majapahit Bejijong
Mengenalkan Sejarah Keris Sejak Dini, Upaya Bupati Sumenep Melestarikan Budaya

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:04 WIB

PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:09 WIB

RSUD dr Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar Mutu, Berikut Ini Tujuannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:31 WIB

Bupati Sumenep Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:15 WIB

Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya

Rabu, 29 April 2026 - 11:02 WIB

Pantai Mertasari Didorong Jadi Ruang Publik Berbasis Budaya dan Kreativitas Anak Muda Denpasar

Berita Terbaru