Empat Desa Ajukan Lahan KDMP ke PT Garam, Berbulan-bulan Belum Ada Kepastian

- Editorial Team

Kamis, 24 September 2026 - 16:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Manajer Manajemen Aset PT Garam, Miftahul Arifin saat ditemui awak media. ®okedaily.com

Manajer Manajemen Aset PT Garam, Miftahul Arifin saat ditemui awak media. ®okedaily.com

Pertanyaan itu penting dijawab secara terbuka agar persoalan tidak berkembang menjadi asumsi.

Kantor Pusat PT Garam di Sumenep, Mengapa Koordinasi Terasa Jauh?

Ada satu fakta yang membuat persoalan ini semakin menarik. Kantor pusat PT Garam berada di Kabupaten Sumenep. Namun, untuk kepentingan akses dan percepatan koordinasi dengan pemerintah pusat, manajemen juga memiliki keberadaan di Jakarta dan Gresik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya, kantor kita pusatnya di Sumenep. Cuma untuk mempercepat gerak, atau kedekatan dengan pemerintah, direksi manajemen memilih tempat yang aksesnya lebih mudah dijangkau,” jelasnya.

Baca Juga :  15 Pendekar Pagar Nusa Sumenep Siap Tarung di Kejurwil Banyuwangi, Target 7 Emas!

Menurut dia, keberadaan manajemen di lokasi yang lebih dekat dengan pusat pemerintahan dimaksudkan untuk mempercepat koordinasi. “Lebih kepada sana saja, lebih kepada kecepatan koordinasi saja,” tegas Miftah.

Penjelasan ini sekaligus memberikan gambaran mengapa keputusan mengenai aset yang berada di daerah belum tentu dapat diselesaikan oleh pejabat atau unit kerja yang berada di daerah.

Namun, justru di titik inilah masyarakat Sumenep dapat mengajukan pertanyaan yang lebih mendasar kepada pihak PT Garam.

Baca Juga :  Kursi Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep Kosong, dr. Erliyati Ditunjuk sebagai Plt

Jika kantor pusat PT Garam berada di Sumenep, mengapa penyelesaian persoalan yang berkaitan langsung dengan kepentingan desa di Sumenep terasa membutuhkan rantai koordinasi yang panjang?.

Pertanyaan tersebut bukan berarti menuduh PT Garam menolak program pemerintah. Sebaliknya, keterangan Miftah justru menunjukkan PT Garam cukup mendukung KDMP, tetapi keputusan pemanfaatan lahan tetap membutuhkan persetujuan manajemen.

Jangan Sampai Program Strategis Terhambat di Meja Birokrasi

Pemerintah sejak awal menempatkan KDMP sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi desa dan memperpendek rantai distribusi.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Inpres 9/2025 bahkan menginstruksikan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah mengambil langkah komprehensif, terkoordinasi dan terintegrasi untuk mempercepat pembentukannya.

Pada Juli 2026, Presiden Prabowo kembali menegaskan KDMP diarahkan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi, termasuk perdagangan kebutuhan pokok, simpan pinjam, apotek, gudang, logistik dan cold storage.

Maka dari itulah persoalan lahan yang diajukan oleh desa tersebut seharusnya tidak berhenti pada kalimat “masih menunggu arahan manajemen”.

Facebook Comments Box

Penulis : Mashudi Surahman

Editor : Wandi Abdullah

Sumber Berita: OkeDaily

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Panitia Festival Musik Tong-Tong Disorot, Hak Publik Jangan Dikorbankan demi Panggung Hiburan
Sumenep Kepulauan untuk Siapa? Ketika Nama Hendak Diubah, Nasib Rakyat Belum Banyak Berubah
Ketika Desa Terlalu Sunyi, GPS Pertanyakan Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi
Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan
Camat Dilantik Sertifikat Menyusul, Jangan Balik Logika Syarat Jabatan
Pemerhati Birokrasi Sumenep Pertanyakan Pengangkatan Camat yang Belum Penuhi Kompetensi Pemerintahan
Pemkab Sumenep Klaim Pengangkatan Camat Berdasarkan Rekomendasi BKN, Sertifikasi Kepamongprajaan Menyusul
Klaim Berbasis TPK, Bupati Sumenep Mutasi Sekcam Bluto Menjelang Purna Tugas

Related News

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Panitia Festival Musik Tong-Tong Disorot, Hak Publik Jangan Dikorbankan demi Panggung Hiburan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Sumenep Kepulauan untuk Siapa? Ketika Nama Hendak Diubah, Nasib Rakyat Belum Banyak Berubah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Ketika Desa Terlalu Sunyi, GPS Pertanyakan Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 14:48 WIB

Camat Dilantik Sertifikat Menyusul, Jangan Balik Logika Syarat Jabatan

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB