Sumenep Kepulauan untuk Siapa? Ketika Nama Hendak Diubah, Nasib Rakyat Belum Banyak Berubah

- Editorial Team

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

GMNI Sumenep menggelar mimbar bebas di depan Kantor Pemkab Sumenep. Mereka mempertanyakan urgensi dan manfaat konkret wacana perubahan nomenklatur. ®okedaily.com [Foto: Ahmad Fauzan]

GMNI Sumenep menggelar mimbar bebas di depan Kantor Pemkab Sumenep. Mereka mempertanyakan urgensi dan manfaat konkret wacana perubahan nomenklatur. ®okedaily.com [Foto: Ahmad Fauzan]

Jika identitas kepulauan semakin sering disebut tetapi masyarakat kepulauan tetap berada di pinggir pembangunan, maka pertanyaan “Sumenep Kepulauan untuk siapa?” akan terus menggantung. Dan GMNI Sumenep memilih untuk terus menanyakannya.

Bukan karena setiap perubahan harus ditolak. Tetapi karena setiap perubahan kebijakan publik harus memiliki alasan, dasar hukum, kajian, ukuran manfaat, dan keberpihakan yang jelas kepada masyarakat.

Baca Juga :  Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?

Di situlah demokrasi bekerja. Bukan hanya ketika rakyat datang ke bilik suara, tetapi juga ketika rakyat mempertanyakan kebijakan pemerintah setelah suara mereka diberikan. Sebab demokrasi membutuhkan suara yang memilih. Tetapi demokrasi juga membutuhkan suara yang mengawasi.

Pembangunan bukan tentang seberapa megah narasinya. Pembangunan adalah tentang seberapa nyata manfaatnya. Dan rakyat tidak seharusnya hanya menjadi penonton ketika masa depannya sedang dibicarakan.

Sumenep Kepulauan untuk Siapa?

Baca Juga :  LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging

Pertanyaan itu kini berada di ruang publik. Jawabannya tidak cukup dengan pidato. Tidak cukup dengan slogan. Dan tentu tidak cukup dengan mengganti nama. Jawabannya harus dibuktikan melalui kebijakan yang benar-benar mengubah nasib rakyat.

Facebook Comments Box

Penulis : Ahmad Fauzan

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: OkeDaily

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Ketika Desa Terlalu Sunyi, GPS Pertanyakan Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi
Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan
Camat Dilantik Sertifikat Menyusul, Jangan Balik Logika Syarat Jabatan
Pemerhati Birokrasi Sumenep Pertanyakan Pengangkatan Camat yang Belum Penuhi Kompetensi Pemerintahan
Pemkab Sumenep Klaim Pengangkatan Camat Berdasarkan Rekomendasi BKN, Sertifikasi Kepamongprajaan Menyusul
Empat Desa Ajukan Lahan KDMP ke PT Garam, Berbulan-bulan Belum Ada Kepastian
Klaim Berbasis TPK, Bupati Sumenep Mutasi Sekcam Bluto Menjelang Purna Tugas
Pemkab Sumenep Klaim Mutasi Berbasis TPK, Kompetensi Idham Halil Masih Dipertanyakan

Related News

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Sumenep Kepulauan untuk Siapa? Ketika Nama Hendak Diubah, Nasib Rakyat Belum Banyak Berubah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Ketika Desa Terlalu Sunyi, GPS Pertanyakan Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 14:48 WIB

Camat Dilantik Sertifikat Menyusul, Jangan Balik Logika Syarat Jabatan

Selasa, 29 September 2026 - 10:34 WIB

Pemerhati Birokrasi Sumenep Pertanyakan Pengangkatan Camat yang Belum Penuhi Kompetensi Pemerintahan

Latest News