Klaim Berbasis TPK, Bupati Sumenep Mutasi Sekcam Bluto Menjelang Purna Tugas

- Editorial Team

Selasa, 22 September 2026 - 12:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim saat memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah sejumlah pejabat administrator dan pejabat pengawas di Pendopo Agung Keraton Sumenep. Penataan tersebut turut menggeser posisi Sekcam Bluto dari Rasadi kepada Andy Ricky Kurniawan. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim saat memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah sejumlah pejabat administrator dan pejabat pengawas di Pendopo Agung Keraton Sumenep. Penataan tersebut turut menggeser posisi Sekcam Bluto dari Rasadi kepada Andy Ricky Kurniawan. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]

Pertanyaan itu bukan untuk menghakimi keputusan Pemkab Sumenep, melainkan untuk menguji konsistensi antara alasan penataan birokrasi, kebutuhan organisasi, dan efektivitas penempatan pejabat.

Sebab, mutasi bukan hanya persoalan administratif memindahkan nama dari satu kolom jabatan ke kolom jabatan lainnya. Di balik sebuah SK terdapat kebutuhan organisasi, proses adaptasi, koordinasi, target kinerja, serta pelayanan kepada masyarakat.

Bukan Mutasinya, tetapi Momentumnya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pergeseran pejabat dalam birokrasi pemerintahan merupakan hal yang lazim. Bahkan Pemkab Sumenep, secara terbuka menyebut mutasi sebagai bagian dari dinamika dan penyegaran organisasi.

Baca Juga :  Berkas Kasus Dugaan Tindak Pidana Penipuan Masih Dicari?

Karena itu, persoalannya bukan apakah Rasadi boleh dimutasi atau tidak. Persoalan yang lebih menarik adalah mengapa penempatan baru itu dilakukan ketika masa pengabdiannya tinggal sekitar 44 hari?.

Seorang pejabat yang masuk ke lingkungan kerja baru membutuhkan proses penyesuaian. Mulai memahami karakter organisasi, membangun koordinasi, membaca persoalan internal, hingga menyelaraskan pekerjaan dengan target perangkat daerah.

Baca Juga :  Ketika Desa Terlalu Sunyi, GPS Pertanyakan Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi

Dalam konteks tersebut, publik tentu dapat mempertanyakan seberapa besar manfaat organisasi yang hendak dicapai dalam waktu pengabdian yang relatif singkat itu.

Apalagi, Wakil Bupati Sumenep sendiri meminta pejabat baru agar segera beradaptasi dan memberikan kontribusi konkret kepada pelayanan masyarakat.

M. Rakib: Jangan Berhenti pada Dalih Penyegaran

Pemerhati Birokrasi Kabupaten Sumenep, M. Rakib, turut menyoroti keputusan Bupati Sumenep tersebut dari perspektif efektivitas manajemen sumber daya aparatur.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Warning BKPSDM dan Inspektorat Terkait PNS Nakal Kecamatan Sapeken

Menurut Rakib, persoalannya bukan terletak pada kewenangan Bupati Sumenep melakukan mutasi, melainkan pada rasionalitas penempatan dan momentum kebijakan.

“Bagaimana mungkin pelayanan publik disebut optimal, jika seorang PNS yang tinggal menghitung hari menuju purna bakti dipindahkan ke instansi baru,” kritik Rakib.

Ia menilai, secara manajemen sumber daya manusia aparatur, penempatan ASN pada jabatan baru dengan sisa masa tugas sekitar 44 hari, perlu dijelaskan secara terbuka.

Facebook Comments Box

Penulis : Mashudi Surahman

Editor : Wandi Abdullah

Sumber Berita: OkeDaily

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Panitia Festival Musik Tong-Tong Disorot, Hak Publik Jangan Dikorbankan demi Panggung Hiburan
Sumenep Kepulauan untuk Siapa? Ketika Nama Hendak Diubah, Nasib Rakyat Belum Banyak Berubah
Ketika Desa Terlalu Sunyi, GPS Pertanyakan Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi
Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan
Camat Dilantik Sertifikat Menyusul, Jangan Balik Logika Syarat Jabatan
Pemerhati Birokrasi Sumenep Pertanyakan Pengangkatan Camat yang Belum Penuhi Kompetensi Pemerintahan
Pemkab Sumenep Klaim Pengangkatan Camat Berdasarkan Rekomendasi BKN, Sertifikasi Kepamongprajaan Menyusul
Empat Desa Ajukan Lahan KDMP ke PT Garam, Berbulan-bulan Belum Ada Kepastian

Related News

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Panitia Festival Musik Tong-Tong Disorot, Hak Publik Jangan Dikorbankan demi Panggung Hiburan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Sumenep Kepulauan untuk Siapa? Ketika Nama Hendak Diubah, Nasib Rakyat Belum Banyak Berubah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Ketika Desa Terlalu Sunyi, GPS Pertanyakan Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 14:48 WIB

Camat Dilantik Sertifikat Menyusul, Jangan Balik Logika Syarat Jabatan

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB