Pulau Raas Bukan Tempat Buangan ASN Bermasalah

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh Pemuda Raas, Mashudi Surahman. ©Okedaily.com [dok. pribadi]

Tokoh Pemuda Raas, Mashudi Surahman. ©Okedaily.com [dok. pribadi]

OkeDaily.com Pulau Raas kembali gaduh. Bukan karena nelayan ribut harga ikan, tapi karena ulah pejabat. Nama Camat Raas, Subiyakto, jadi buah bibir. Warga kecewa, pemuda marah, tokoh agama pun angkat suara.

Salah satu tokoh pemuda setempat, Mashudi Surahman, mendesak Bupati Sumenep agar mencopot Camat Raas, Subiyakto. Dugaan intervensi desa dan dana PPM Rp175 juta fiktif adalah penyebabnya.

Baca Juga :  IPNU Sumatera Utara Minta PN Medan Evaluasi Putusan

“Pulau Raas bukan tempat buangan ASN bermasalah. Pak Bupati, tolong copot camat ini. Kami semua tahu rekam jejaknya,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Intervensi Desa dan Dana Rp175 Juta Fiktif

Kritik itu bukan asal bunyi. Camat Subiyakto dituding kerap mengintervensi kepala desa, sehingga membuat jalannya pemerintahan lokal jadi tidak sehat.

Lebih serius lagi, ada dugaan dana Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Kangean Energy Indonesia (KEI) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp175 juta yang raib.

Baca Juga :  Mas Kiai Berkunjung ke Pulau Raas, Calon Pemimpin yang Mampu Membawa Perubahan Sumenep

Dana itu harusnya untuk tambal sulam jalan kabupaten di ruas Desa Alas Malang. Tapi di lapangan? Jalan diperbaiki dengan material hasil urunan pemuda Paguyuban Travel Angkutan Barang setempat.

“Logika sederhana, kalau pemuda iuran, lalu Rp175 juta ke mana,” tanya dia.

Bupati Wongsojudo Ditantang

Bola panas kini ada di tangan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH. Jika diam, berarti ikut melindungi. Jika bertindak, publik akan tahu beliau berpihak pada rakyat.

Baca Juga :  Bupati Wongsojudo: Menjaga Gamelan dan Topeng Sumenep dari Kepunahan

“Jangan sampai rakyat kehilangan kepercayaan. Copot camat sekarang, demi good governance dan demi wajah bersih birokrasi Sumenep,” tambah Sekretaris DPC AWDI Sumenep tersebut.

Audit Migas Harus Jalan

Selain itu, desakan juga ditujukan kepada SKK Migas Jabanusa. Audit independen mutlak perlu, agar dana PPM benar-benar bermanfaat. Jangan sampai proyek hanya jadi angka di laporan tanpa manfaat di lapangan.

Pulau Raas bukan antah-berantah. Ini bagian dari Sumenep yang punya hak sama atas pembangunan. Jika benar ada intervensi dan dana fiktif, maka evaluasi total adalah jawabannya.

Baca Juga :  Mudik Gratis Santri 2025: Pemkab Sumenep Hadirkan Fasilitas untuk Pulang Kampung

“Bupati Sumenep, tunjukkan keberpihakan mu. Copot camat, audit dana, pulihkan kepercayaan rakyat,” tutup Mashudi Surahman, dalam keterangan tertulis.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?
Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari
Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?
LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging
Unsur Pansel Dirahasiakan, Apakah Pj Sekda Boleh Menjadi Bagian?
Isu Kredit Tanpa Agunan Mencuat, Nasabah BPRS Bhakti Sumekar Mulai Resah
Dugaan Kredit Tanpa Agunan di BPRS Bhakti Sumekar, Khusus Orang Dekat Bupati?
Kasus Penganiayaan WNA oleh Advokat Ni Komang Monica Christin Dani Naik ke Penyidikan

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:31 WIB

Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:10 WIB

Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:57 WIB

Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:30 WIB

LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:33 WIB

Unsur Pansel Dirahasiakan, Apakah Pj Sekda Boleh Menjadi Bagian?

Berita Terbaru

Ketum Hima Persis DKI Jakarta, Ihsan. ©okedaily.com/ist

Ekonomi Bisnis

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah

Rabu, 8 Apr 2026 - 19:22 WIB

Verified by MonsterInsights