Maka dari itu, tata kelola organisasi rumah sakit membutuhkan pejabat yang mampu menjalankan fungsi manajerial sesuai tugas dan tanggung jawabnya.
Pejabat tentu boleh belajar. Pejabat boleh beradaptasi. Bahkan pejabat juga dapat dikembangkan melalui penugasan lintas bidang.
Namun, pemerintah daerah tetap berkewajiban memastikan bahwa keputusan tersebut mempunyai dasar yang rasional, objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Jangan sampai masyarakat hanya diminta percaya kepada hasil akhir sebuah mutasi, tanpa pernah mengetahui proses yang melahirkannya.
Jabatan Bukan Hadiah, Kompetensi Harus Teruji
Di sinilah OkeDaily melihat persoalan ini perlu ditempatkan secara proporsional. Bukan karena Idham Halil berasal dari urusan perdagangan lalu otomatis tidak layak bekerja di RSUD dr. H. Moh. Anwar.
Bukan pula karena gelar S.T., M.T. kemudian otomatis tidak relevan dengan lingkungan rumah sakit. Persoalannya jauh lebih sederhana sekaligus lebih serius.
Apakah kompetensi, kualifikasi, pengalaman, kinerja dan kebutuhan organisasi telah menjadi dasar penempatannya?. Jika jawabannya iya, pemerintah tinggal menjelaskan.
Jika ada asesmen, buka mekanismenya. Jika ada standar kompetensi, tunjukkan keterkaitannya. Jika berdasarkan kebutuhan organisasi, jelaskan kebutuhan tersebut. Jika merupakan bagian dari pengembangan talenta dan karier, jelaskan kerangka pengembangannya.
Transparansi justru dapat menjadi pelindung bagi pemerintah daerah dan pejabat yang dilantik. Sebab semakin jelas dasar sebuah keputusan, semakin kecil ruang bagi prasangka. Sebaliknya, semakin tertutup prosesnya, semakin besar pertanyaan yang muncul.
Penulis : Mashudi Surahman
Editor : Wandi Abdullah
Sumber Berita: OkeDaily
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 Selanjutnya











![Bupati Wongsojudo berkomitmen menekan angka kemiskinan dengan mendorong perlindungan sosial yang tepat sasaran dan pemberdayaan ekonomi berbasis kemandirian warga. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261022_235952-225x129.jpg?v=1792689425)
![Ketua DPRD Kabupaten Sumenep H. Zainal Arifin mengingatkan para santri untuk menguasai perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlakul karimah. ®okedaily.com [Foto: Dok. DPRD Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261023_001015-225x129.jpg?v=1792689440)


![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-360x200.jpg?v=1790404289)
![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
